Sepeda Motor Investasi Anti Ribet untuk Milenial

Berbicara tentang investasi, hal yang selalu menyertai adalah kegiatan orang berumur dengan bujet besar. Lantas, tidak bisa dilakukan anak muda dengan uang pas-pasan, dong? Eits, kata siapa? Peluang apa pun ada kok kalau mencari-cari celah. Bukan emas atau bahkan properti, kali ini sepeda motor sebagai bisnis jangka panjang. Bagaimana caranya? Simak ulasan berikut.

Tips Memulai Investasi di Usia Muda

            Usia muda memang belum mempunyai pengalaman lebih, sehingga menghadapi kesulitan untuk memulai investasi. Namun, pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengubah mindset.

Bersenang-senang adalah kecenderungan anak muda. Hal ini membuat mereka terlalu royal terhadap diri sendiri, sehingga tidak terasa sudah menghamburkan uang untuk kepentingan yang bermanfaat.

Nah, bisa dimulai dari kebiasaan di atas, nih. Ubahlah, lalu buatlah rencana. Hm, rencana yang bagaimana, ya? Mengetahui pengeluaran dan mengatur pemasukan secara tepat. Kalau kesulitan menerapkan dengan cara manual, bisa kok mengandalkan aplikasi tentang keuangan di ponsel pintar. Ayo, maksimalkan penggunaan gawai untuk hal positif!

Memanfaatkan Motor sebagai Investasi

            Dengan memiliki motor sebagai alat transportasi sehari-hari yang fleksibel, pengeluaran seseorang untuk bepergian akan ditekan alias lebih hemat. Selain itu, dapat dimanfaatkan dalam menambah pemasukan melalui cara berikut ini.

Pengaplikasian Motor sebagai Sumber Investasi

            Investasi kendaraan bermotor? Masih jarang ya praktiknya, kalah dengan jenis yang lebih populer. Namun, cukup menjanjikan, lho. Apalagi bisa mendapatkan passive income setiap hari. Bagaimana caranya?

Sebagai anak muda yang mungkin memiliki aktivitas lain seperti menjadi mahasiswa, memanfaatkan motor untuk mengambil pekerjaan paruh waktu sebagai pengendara ojek online bisa menjadi pilihan bijak. Selain tidak mengganggu belajar, mendapatkan uang sebagai tabungan atau tambahan kebutuhan sehari-hari.

Kalau punya bujet lebih, coba investasi dengan motor dengan kelas yang lebih tinggi. Caranya, belilah motor legenda, simpan, dan jual di saat yang tepat, sehingga akan dihargai tinggi.

Menurut Michael Candra Tanadhi selaku Deputy Head Sales Dept. Marketing and Sales Division PT Kawasaki Motor Indonesia, dalam investasi motor, harus memiliki brand awareness yang tinggi. Jadi, selain melegenda, haruslah memilih motor dengan penggemar tinggi seperti Motor Honda, Motor Lexi, dan Motor Kawasaki. Ketika permintaan konsumen di pasaran setelah produk dirilis cukup lama dan ketersediaan cukup sulit ditemukan, maka saatnya untuk beraksi.

Setelah menyisihkan pemasukan dan mendapat passive income dengan menjadi ojek online, bisa kali beli motor lagi untuk bisnis lain. Ada rekomendasi nih tempat beli motor yaitu Moladin. DP-nya murah meriah. Produk beragam. Sebelum memutuskan, ceki-ceki dulu Harga Motor Yamaha atau Harga GSX R150 di sini sebagai pembanding. Soalnya motor ini juga memiliki brand awareness tinggi.

Nah, itulah cara investasi anti ribet untuk anak muda yang mengandalkan motor. Agar mencapai hasil maksimal, harus memperhatikan tips, ya. Khusus investasi motor dengan menyimpan dan menjual kembali, harus memenuhi unsur brand awareness. Misalkan, Motor Honda, Motor Lexi, dan Motor Kawasaki.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *